Jakarta -
Konflik antara Rusia dan Ukraina terus memanas. Kedua negara terlibat saling serang satu sama lain hingga jatuh korban jiwa.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Konflik Rusia-Ukraina semakin memanas. Serangan Ukraina di Lugansk menewaskan tiga orang, sementara serangan drone Rusia di Kharkiv merenggut enam nyawa.
Jakarta -
Konflik antara Rusia dan Ukraina terus memanas. Kedua negara terlibat saling serang satu sama lain hingga jatuh korban jiwa.
Dilansir kantor berita AFP, Selasa (20/10/2026), Ukarina melancarkan serangan ke wilayah Lugansk timur yang diduduki Rusia. Tiga orang tewas ketika serangan Ukraina menghantam sebuah mobil jenazah.
"Serangan Ukraina menargetkan kendaraan rumah duka yang sedang mengangkut jenazah. Serangan ini merenggut nyawa tiga orang," kata pemimpin wilayah tersebut, Leonid Pasechnik melalui Telegram.
Tak tinggal diam, Rusia juga melancarkan serangan nirawak (drone) ke sebuah taman di wilayah Kharkiv, timur laut Ukraina. Serangan ini menewaskan enam orang, termasuk anak-anak.
Gubernur wilayah Kharkiv, Oleg Synegubov, menyatakan bahwa korban tewas dalam serangan di Nova Vodolaga tersebut mencakup tiga anak-anak. Sementara, 14 orang lainnya mengalami luka-luka.
Tujuh dari korban luka merupakan anak-anak. Dia menambahkan bahwa sebuah kafe juga mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Synegubov mengecam peristiwa itu sebagai tindakan terorisme lainnya oleh Federasi Rusia.
"Menyesalkan bahwa musuh menyerang taman rekreasi di siang bolong, padahal tahu betul bahwa sama sekali tidak ada infrastruktur militer di sana," kata dia.
Kepolisian wilayah Kharkiv mengonfirmasi bahwa dua wanita dan seorang bayi yang berada di dalam kereta bayi (stroller) termasuk di antara korban tewas. Mereka juga mengunggah gambar-gambar yang memperlihatkan kereta bayi yang hangus terbakar, fasilitas arena bermain anak yang rusak, serta bangunan kayu yang roboh.
"Serangan yang mengerikan di wilayah Kharkiv. Para penjajah menggunakan drone untuk menyerang taman kota Nova Vodolaga pada saat ada banyak orang di sana, termasuk keluarga yang membawa anak-anak," ungkap pihak kepolisian.
(wnv/rfs)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.