Jakarta -
Kebakaran melanda empat rumah di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, hari ini. Salah seorang warga lanjut usia (Lansia) menceritakan kepanikan yang dialaminya saat kebakaran terjadi.
Lansia bernama Soni (64) itu mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (29/10/2026). Dia mengaku sedang tertidur di dalam kamar sebelum kebakaran terjadi.
Soni terbangun ketika mendengar warga berteriak ada kebakaran. Dia menyebut api sudah membesar.
"Saya keluar, di mana kebakaran? Akhirnya dia ke ke belakang, nah saya naik ke atas kan rumah saya tingkat. Saya naik ke atas, lho api udah gede. Udah gede. Kan eh ini saya ke ke belakang," kata Soni.
Soni mengaku berupaya memadamkan api dengan menyiramkan air menggunakan gayung. Namun, upaya itu gagal dan api tetap membesar.
"Api udah gede, saya turun lagi ambil air, ambil air nggak kuat saya lagi sakit saya. Ambil air, akhirnya saya turun saya turun lagi nggak kuat, saya ambil gayung. Saya siram juga gitu api sudah gede sebelahnya, nyambar ke rumah saya," katanya
"Satu gayung ya gimana bisa. Akhirnya saya turun lagi, turun nah itu turun api udah menggulung. Kan kita atas kan ini apa eh tripleks semua sama kayu." sambung Soni.
Lansia bernama Soni yang berhasil menyelamatkan diri dari kebakaran di Cikini (Syahid/detikcom) (Syahid/detikcom) |
Dia mengatakan dirinya tidak sempat menyelamatkan barang apapun. Dia bersyukur bisa menyelamatkan diri.
"Digotong saya nggak kuat jalan," tutup Soni.
Warga lainnya, Safari (53), mengatakan dirinya sadar ada kebakaran karena suara dari balik kamar. Dia menyebut asap kemudian muncul dari bagian belakang rumahnya.
"Ibu saya lagi di atas, terus ada bunyi krotek-krotek-krotek, krotek di balik kamar yang sana. Takutnya sih dari korsleting listrik ya, karena nggak ada yang masak. Nggak ada yang memasak-masak. Ibu saya juga lagi jemuran di sini, di depan sini lagi menjemur. Cuman karena api apa, asap tiba-tiba muncul dari kamar belakang, nah terus katanya udah ada api diteriakin," kata Safari.
Kini, warga terdampak mengungsi di salah satu musala. Mereka sudah mendapatkan bantuan makanan hingga perlengkapan tidur.
"Jadi untuk 3 hari ke depan tadi sudah disepakati akan ada bantuan dari PMI, Sudin Sosial, Baznas Bazis, dan BPBD. Untuk sementara itu," kata Redi.
(haf/haf)