Paris Saint-Germain membantai Villarreal enam gol tanpa balas dalam lanjutan pertandingan fase liga UEFA Champions League. Kemenangan tandang bersejarah dengan skor 6-0 ini menorehkan rekor kemenangan tandang terbesar bagi kubu Les Parisiens di kancah kompetisi antarklub Eropa. Dikutip dari laporan StatsDuFoot via Goal, tim asuhan Luis Enrique langsung tampil menggebrak lewat rentetan gol cepat sejak menit awal jalannya pertandingan.
Pesta gol klub asal ibu kota Prancis tersebut dibuka lewat gol João Neves pada menit kesembilan. Paris Saint-Germain kemudian memanfaatkan kesalahan penjaga gawang lawan tiga menit berselang lewat sontekan Désiré Doué sebelum Senny Mayulu dan Fabián Ruiz masing-masing memperbesar keunggulan pada menit ke-13 serta ke-17 babak pertama.
Gelontoran Empat Gol Tercepat Sepanjang Sejarah Kompetisi
Skuad asuhan Luis Enrique langsung mengguncang buku rekor kompetisi elite Eropa lewat empat gol dalam kurun waktu delapan menit. Empat gol kilat tersebut tercipta secara akurat dalam tempo 16 menit dan 2 detik sejak sepak mula dibunyikan oleh wasit. Catatan impresif tersebut menjadi rekor empat gol tercepat yang pernah diciptakan oleh sebuah tim dalam sejarah turnamen.
Keberhasilan mencetak tiga gol dalam kurun waktu 13 menit awal juga menorehkan rekor baru bagi tim tamu di ajang bergengsi ini. Torehan apik tersebut sukses mematahkan rekor lama milik Borussia Dortmund saat menumbangkan Legia Warsawa pada 2016 lalu. Saat itu, wakil asal Jerman tersebut membutuhkan waktu hingga menit ke-17 untuk mengunci gol ketiga mereka di laga tandang.
Dominasi Berlanjut hingga Babak Kedua Berkat Performa Sempurna
Memasuki paruh kedua pertandingan, dominasi raksasa Ligue 1 Prancis tersebut sama sekali tidak mengendur di markas lawan. Fabián Ruiz kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat gol kelima timnya tepat lima menit setelah turun minum. Villarreal yang bertindak sebagai tuan rumah tidak mampu mengembangkan permainan menghadapi gempuran serangan cepat tim tamu.
David Boly yang masuk dari bangku cadangan turut menyempurnakan pesta kemenangan lewat sundulan kepalanya pada menit ke-78. Gol penutup tersebut sekaligus memastikan raihan tiga poin sempurna bagi tim tamu tanpa kebobolan satu gol pun. Kemenangan tanpa ampun ini menegaskan kesiapan mentalitas juara skuad asuhan Luis Enrique dalam memburu gelar musim ini.
Sejumlah Catatan Bersejarah Runtuh di Tanah Spanyol
Hasil telak ini menjadikan Paris Saint-Germain sebagai klub Prancis pertama yang menang tandang dengan selisih enam gol sejak Olympique Lyonnais menghancurkan Dinamo Zagreb 7-1 pada 2011 silam. Selain itu, mereka kini menjadi klub kedua setelah Bayern Munchen yang mampu mengalahkan wakil Spanyol dengan keunggulan enam gol atau lebih sejak pembantaian 8-2 Barcelona pada 2020 lalu. Les Parisiens bahkan menjadi tim tamu pertama sepanjang sejarah turnamen yang mampu mencetak enam gol ke gawang wakil Spanyol di kandangnya sendiri.
Kemenangan impresif ini turut memperpanjang tren tidak terkalahkan raksasa Prancis tersebut menjadi 14 pertandingan beruntun di kancah Liga Champions dengan rincian 10 kemenangan dan empat hasil imbang. Catatan tersebut sukses menyamai rekor laju tak terkalahkan terpanjang yang pernah ditorehkan Lyon antara Desember 2004 hingga Maret 2006. Paris Saint-Germain kini tercatat telah melesakkan 20 gol hanya dalam empat pertandingan pertama fase liga, sekaligus memecahkan rekor torehan gol terbanyak sebelumnya pada musim 2017-2018.