Jakarta -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan anggaran sebesar Rp 5,07 triliun untuk mendukung elektrifikasi bus TransJakarta. Hal itu dilakukan untuk mendorong penggunaan transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung siapkan anggaran Rp 5,07 triliun untuk elektrifikasi bus TransJakarta.
Jakarta -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan anggaran sebesar Rp 5,07 triliun untuk mendukung elektrifikasi bus TransJakarta. Hal itu dilakukan untuk mendorong penggunaan transportasi umum yang lebih ramah lingkungan.
Pramono menyampaikan hal itu saat menghadiri penandatanganan 15 kerja sama antara badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik negara (BUMN), dan perangkat daerah di Balai Kota Jakarta, Senin (12/10/2026).
"Pada tahun 2029, bus kita semuanya sudah menggunakan listrik, hidrogen, ataupun hybrid," ujar Pramono.
Dia menyebut saat ini sudah ada sekitar 500 bus listrik yang beroperasi. Sementara itu, jumlah armada TransJakarta secara keseluruhan mencapai sekitar 3.782 bus.
Pramono mengatakan elektrifikasi transportasi menjadi salah satu upaya untuk menekan polusi udara di Jakarta. Selain mendorong penggunaan kendaraan listrik, Pemprov DKI juga akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kontribusi aktivitas industri dan pembangkit listrik terhadap polusi udara.
"Dan kalau itu sudah bisa diwujudkan, sebenarnya hampir 100% bus kita itu bus elektrik, hybrid, dan hidrogen. Karena sebentar lagi akan ada bus hidrogen dan juga hybrid," tuturnya.
Dia berharap kerja sama yang telah ditandatangani dapat mempercepat pengembangan transportasi publik sekaligus mendukung upaya perbaikan kualitas udara di Ibu Kota.
(bel/zap)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.