Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Pengguna KRL Jabodetabek Periode Januari-Oktober 2026 Capai 303 Juta

Penggguna KRL CommuterLine tembus 303 juta untuk periode Januari hingga Oktober 2026. Jumlah itu merupakan hasil dari pengoperasian 89 rangkaian.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Pengguna KRL Jabodetabek Periode Januari-Oktober 2026 Capai 303 Juta
Foto: Detik

Jakarta -

Penggguna KRL CommuterLine tembus 303 juta untuk periode Januari hingga Oktober 2026. Jumlah tersebut merupakan hasil dari pengoperasian 89 rangkaian kereta.

"Dari Januari hingga Oktober 2026 total pengguna mencapai angka 303.792.024 orang. KAI Commuter mengoptimalkan pengoperasian 89 rangkaian kereta untuk 1.065 perjalanan CommuterLine Jabodetabek setiap hari kerja di seluruh lintas," jelas Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi, kepada wartawan, Sabtu (7/11/2026).

Purnomo menjelaskan, pengoperasian secara maksimal ini dilakukan untuk mengakomodir mobilitas masyarakat dari area penyangga. Terlebih pada jam sibuk pagi dan sore hari.

"Menjaga konsistensi headway dan melakukan rekayasa pola peredaran rangkaian kereta merupakan strategi dalam melayani pengguna Commuter Line," jelas Purnomo.

Purnomo juga menjelaskan, pihaknya menerapkan pengaturan pola peredaran sarana yang adaptif di lapangan. Pengaturan pola peredaran sarana Commuter Line yang dilakukan saat ini dengan mengoperasikan SF8, SF10, dan SF12 di setiap lintas layanan.

"Pengaturan pola peredaran sarana ini tentunya dilakukan dengan menyesuaikan okupansi pengguna lintas khususnya pada jam sibuk," jelas Purnomo.

"KAI Commuter sudah mencermati kebutuhan masyarakat, sehingga bisa mengambil langkah diperlukan, sebagai solusi," imbuhnya.

Dia merinci, saat ini KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 22 trainset dengan susunan 8 kereta (SF8), 34 trainset dengan SF10, dan 33 trainset dengan SF12 di seluruh lintas. Pengoperasian ini pun masih terus dioptimalkan seiring meningkatkan jumlah pengguna setiap tahunnya.

"Peredaran sarana tersebut masih terus dioptimalkan guna melayani pengguna yang mobilitasnya terus meningkat setiap tahun," pungkasnya.

(kuf/idh)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.