JAKARTA, iNews.id - Penanganan gangguan pencernaan seperti gastroesophageal reflux disease (GERD), batu empedu, dan kanker usus tidak bisa disamakan. Meski sama-sama berkaitan dengan sistem pencernaan, ketiganya membutuhkan pemeriksaan dan terapi berbeda, mulai dari perubahan gaya hidup dan obat-obatan hingga tindakan operasi.
Keluhan seperti sakit perut berulang, asam lambung naik, dan perubahan pola buang air besar kerap dianggap sebagai masalah kesehatan biasa. Namun, jika gejala terus muncul atau tidak kunjung membaik, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Dokter spesialis bedah digestif Bethsaida Gading Serpong, dr. Eko Priatno, Sp.B, Subsp.BD(K), menjelaskan operasi bukan pilihan pertama untuk semua gangguan pencernaan. Penanganan harus ditentukan berdasarkan diagnosis, tingkat keparahan penyakit, dan kondisi pasien.