JAKARTA, iNews.id - Perkumpulan Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) mendorong pemerintah memperluas insentif kendaraan listrik, tidak hanya untuk mobil penumpang, tapi juga kendaraan komersial, seperti truk logistik, bus, dan mobil pengangkut barang.
Perluasan insentif dinilai dapat mempercepat elektrifikasi sektor transportasi, menekan biaya operasional, serta mengurangi emisi karbon. Langkah ini juga dinilai relevan di tengah dinamika harga bahan bakar minyak (BBM) yang memengaruhi biaya transportasi dan distribusi barang.
Ketua Umum Periklindo Moeldoko mengemukakan kendaraan komersial memiliki potensi besar dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik. Kendaraan di sektor ini umumnya beroperasi setiap hari dengan jarak tempuh panjang sehingga kebutuhan energinya relatif tinggi.