Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Perketat Keamanan, Polres Tangerang Antisipasi Pelajar Ikut Aksi di Jakarta

Polresta Tangerang memperketat pengamanan di stasiun dan gerbang tol untuk antisipasi aksi unjuk rasa pelajar di Jakarta. Patroli dan edukasi dilakukan.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Perketat Keamanan, Polres Tangerang Antisipasi Pelajar Ikut Aksi di Jakarta
Foto: Detik

Tangerang -

Polresta Tangerang, Polda Banten, memperketat pengamanan di sejumlah objek vital seperti kawasan Stasiun Kereta Api hingga Gerbang Tol (GT). Hal ini untuk mengantisipasi mobilisasi massa, khususnya kelompok pelajar yang hendak mengikuti kegiatan aksi penyampaian pendapat di Jakarta hari ini.

Kapolresta Tangerang Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, upaya pengamanan tersebut dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif.

"Polresta Tangerang dan jajaran akan melaksanakan pengamanan di sejumlah stasiun dan gerbang tol, serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," kata dia dilansir Antara, Selasa (20/10/2026).

Ia menuturkan, selama proses pengamanan di titik-titik krusial, personel di lapangan akan menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pihaknya akan tetap menjunjung tinggi serta menghormati hak setiap warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum.

"Langkah-langkah akan dilakukan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Polri tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai peraturan perundang-undangan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Tangerang Kompol Raden Mochammad Sofian menambahkan, untuk skema yang diterapkan dalam pengamanan ini, petugas tidak sekadar melakukan penyekatan lalu lintas, melainkan peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.

"Intinya kita bukan hanya penyekatan, tetapi pengamanan untuk mengantisipasi adanya pelajar yang ikut-ikutan aksi ke Jakarta. Pengamanan dilakukan di beberapa stasiun, gerbang-gerbang tol, serta meningkatkan patroli wilayah," jelasnya.

Dia menerangkan, pola pengamanan yang dikerahkan hanya bersifat antisipasi guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Tangerang tetap kondusif. Selain pengamanan fisik di lapangan, pihak kepolisian juga mengedepankan upaya preventif edukatif dengan menerjunkan seluruh Bhabinkamtibmas ke sekolah-sekolah di wilayah Tangerang.

"Semua Bhabinkamtibmas dikerahkan ke sekolah-sekolah untuk memberikan imbauan agar para siswa tidak ikut serta dalam kegiatan aksi unjuk rasa dan tetap fokus belajar. Kami berkoordinasi dengan kepala sekolah, guru, hingga Dinas Pendidikan," jelasnya.

Polisi mengimbau pihak sekolah untuk dapat mengisi kegiatan pelajar dengan aktivitas positif, seperti ekstrakurikuler tambahan, sehingga meminimalkan potensi siswa bertolak ke Jakarta. Kemudian, terkait dengan langkah pemantauan dan pemetaan di media sosial perihal seruan potensi provokasi, Polresta Tangerang menyiagakan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

"Satuan Reskrim nanti yang akan menangani pengawasan medsos, sudah sejauh mana untuk mengidentifikasi ada beberapa mungkin pelajar yang menggunakan medsos, itu mereka yang akan menangani," kata dia.

Sebelumnya, Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi universitas lain dan koalisi masyarakat sipil berencana menggelar demonstrasi pada Selasa (20/10). Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia, Yatalathof Imawan mengatakan bahwa rencana aksi mahasiswa ini digelar dalam rangka dua tahun pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Aksi tersebut, rencananya akan digelar di dua titik berbeda, yaitu di kawasan Tugu Tani, Jalan Raya Kebon Sirih, dan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

"Benar, BEMUI akan turun aksi besok (Selasa). Pasti akan bersama dengan universitas lain dan koalisi masyarakat sipil lainnya juga," kata Athof.

(wnv/yld)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.