JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyoroti pertumbuhan industri hasil tembakau (IHT) di Indonesia yang tercatat nyaris nol. Dia menduga keberadaan rokok ilegal menjadi salah satu faktor yang memengaruhi angka tersebut karena aktivitas produksinya tidak tercatat dalam data resmi.
Sarmuji mengatakan, industri tembakau merupakan sektor padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja. Namun, data pertumbuhan yang tersedia dinilai belum sepenuhnya mencerminkan aktivitas industri tersebut.
"Industri sektor tembakau memang menyerap banyak tenaga kerja. Tapi kalau melihat datanya, pertumbuhannya itu nyaris nol. Itu karena mungkin salah satu sebabnya adalah keberadaan rokok-rokok ilegal yang tidak terdata," ucap Sarmuji saat ditemui usai acara Trade Expo Indonesia di ICE BSD, Rabu (14/10/2026).