Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Polda Metro Panggil Dandhy Laksono Pekan Depan terkait Film Pesta Babi

Polisi masih mendalami laporan Mama Sinta terkait film 'Pesta Babi'. Polisi segera mengklarifikasi Dandhy Laksono sebagai penggarap film juga sebagai terlapor.

Detik 3 menit baca 0 komentar
Polda Metro Panggil Dandhy Laksono Pekan Depan terkait Film Pesta Babi
Foto: Detik

Jakarta -

Polda Metro Jaya masih mendalami laporan yang dilayangkan tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan asal Merauke, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, terkait film 'Pesta Babi'. Polisi segera memeriksa Dandhy Laksono sebagai penggarap film juga sebagai terlapor.

"Terkait tentang DL, pemanggilan beberapa hari yang lalu itu untuk dilakukan penundaan. Sehingga akan dilakukan pemanggilan di tanggal 27 Oktober, dan satu rekannya di tanggal 28 Oktober," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).

Budi menegaskan pihaknya mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam mengusut sebuah perkara. Polisi masih melakukan pendalaman.

"Kami tekankan ini masih tahap penyelidikan. Jadi undangan klarifikasi itu kita kirimkan yang bersangkutan atas laporan warga masyarakat. Apabila undangan klarifikasi proses penyelidikan ini bisa terpenuhi, bisa akan ditingkatkan dalam proses sidik," kata dia.

"Tapi apabila proses lidik ini tidak terpenuhi cukup bukti atau alat bukti lainnya, tidak dikenakan dalam unsur-unsur pidana ini bisa dihentikan dalam proses penyelidikan," imbuhnya.

Sebagai informasi, Mama Sinta sebelumnya membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya terkait film 'Pesta Babi'. Mama Sinta melaporkan Ketua LBH Papua Merauke berinisial JTW dan Dandhy.

Mama Sinta mengaku sakit hati pada pemutaran film tersebut yang menampilkan dirinya. Dia mengatakan tak ada izin yang diminta kepadanya dari pihak film tersebut.

"Mereka putar film 'Pesta Babi' itu di mana-mana, saya sakit hati, saya kecewa sekali. Tanpa izin dari saya, tanpa pembicaraan. Itu penjahat itu mereka," terang Mama Sinta.

"Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati. Tanpa izin dari saya. Maka itu saya datang ke Jakarta. Jadi, itu saja yang saya sampaikan," lanjutnya.

Tanggapan Dandhy Laksono

Penggarap film 'Pesta Babi', Dandhy Laksono, merespons pelaporan dirinya oleh Mama Sinta ke Polda Metro Jaya. Dandhy menyoroti perbedaan kemunculan Mama Sinta di publik ketika film 'Pesta Babi' digarap dengan setelah film tersebut tayang.

"Saat Mama Yasinta muncul ke publik membela tanah ulayatnya, kami yang ikut mendukungnya, menampakkan identitas jelas. Punya nama, punya wajah, punya lembaga," tulis Dandhy dalam postingan Instagramnya seperti dilihat detikcom, Selasa (2/6).

"Kini Mama Yasinta dimunculkan ke publik oleh mereka yang malu-malu menunjukkan identitasnya. Tanpa nama, tanpa wajah," lanjutnya dalam postingan tersebut.

Postingan tersebut dikirim Dandhy saat detikcom meminta tanggapan terkait pelaporan oleh Mama Sinta. Dalam postingan itu, Dandhy juga menilai kemunculan Mama Sinta saat ini sebagai upaya menghilangkan fokus publik terhadap fenomena yang terjadi di Papua.

"Satu-satunya yang tampak jelas adalah siasat agar kita pelan-pelan kehilangan fokus pada persoalan kolonialisme di Papua," ujar Dandhy.

(wnv/idn)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.