Pekanbaru -
Polda Riau menyiagakan personel untuk mengamankan unjuk rasa hari ini. Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat menekankan kepada seluruh jajaran agar mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani pengunjuk rasa.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Polda Riau siagakan personel untuk mengawal penyampaian aspirasi. Kapolda Irjen Arman Achdiat tekankan pendekatan humanis dan profesional dalam pengamanan.
Pekanbaru -
Polda Riau menyiagakan personel untuk mengamankan unjuk rasa hari ini. Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat menekankan kepada seluruh jajaran agar mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani pengunjuk rasa.
Hal itu disampaikan oleh Irjen Arman Achdiat saat memimpin apel pengamanan di Mapolda Riau, Selasa (20/10/2026) pagi tadi. Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak warga negara yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.
"Tugas pokok Polri adalah memastikan aspirasi dapat disampaikan dengan tertib, sekaligus menjaga agar dinamika di lapangan tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas," ujar Irjen Arman.
Kapolda juga menggarisbawahi dua hal utama yang wajib dipedomani oleh seluruh personel dalam menjalankan tugas pengamanan di lapangan, yakni pendekatan humanis, profesional dan tegas.
Dalam apel tersebut, Kapolda mengingatkan kepada seluruh personel agar mampu mengendalikan diri, menjaga sikap dan ucapan, serta mengutamakan komunikasi secara kondusif. Hindari arogansi dan laksanakan penegakan hukum secara tegas, terukur, dan humanis sesuai dengan ketentuan.
"Ingat, tugas pokok Polri adalah memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Amanah itu harus dipertanggungjawabkan melalui pelayanan yang terbaik oleh kita. Oleh karena itu, hindari sikap-sikap yang dapat menyakiti hati masyarakat. Jadilah anggota Polri yang tegas, humanis, serta profesional dalam menjaga kepercayaan masyarakat," tegasnya.
Ia juga menekankan kepada seluruh personel agar sigap melakukan deteksi dini, memetakan potensi kerawanan, dan menjaga koordinasi antar-fungsi. Selain menjaga keselamatan peserta aksi dan petugas, kelancaran lalu lintas serta akses fasilitas umum bagi masyarakat luas tetap menjadi prioritas.
Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan seluruh jajaran agar mengusung semangat 'Polisi Bersama Rakyat' melalui ruang dialog yang terbuka, mendengarkan aspirasi, dan menjadikan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi kinerja pelayanan Polri.
"Seragam yang kita kenakan adalah simbol pengabdian, bukan kekuasaan. Kehadiran Polri harus memberikan ketenangan dan rasa aman, bukan kecemasan," pungkasnya.
(mea/dhn)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.