Massa merobohkan gerai Indomaret menggunakan buldoser di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (7/10). (Radar Madura)
Lanjutkan dari posisi terakhir
Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait pemilik ekskavator yang digunakan dalam pembongkaran paksa bangunan gerai ritel Indomaret di Desa Panaan
Massa merobohkan gerai Indomaret menggunakan buldoser di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (7/10). (Radar Madura)
JawaPos.com - Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait pemilik ekskavator yang digunakan dalam pembongkaran paksa bangunan gerai ritel Indomaret di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan.
Yoyok mengatakan, pihaknya bahkan telah membentuk tim untuk mengungkap kasus pengrusakan tersebut.
"Itu (penggunaan ekskavator) masih kami lakukan penyelidikan. Kami sudah membentuk tim berkaitan dengan kasus pengrusakan ini. Pastinya kami dari kepolisian dalam hal ini Polres Pamekasan akan menindaklanjuti," ujarnya di Mapolres Pamekasan, Jumat (9/10).
Yoyok menegaskan, pihaknya telah menindaklanjuti kasus pengrusakan tersebut, meskipun belum ada laporan masuk dari korban yang dirugikan.
"Berkaitan dengan ini sudah kami tindaklanjuti, ya. Tanpa adanya orang laporan pun sudah kami tindaklanjuti," ucapnya.
Namun demikian, saat ditanya kemungkinan adanya yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, Yoyok belum bisa memastikannya. Yoyok meminta semua pihak bersabar menunggu proses penyelidikan yang sedang dijalankan.Â
"Kami akan memberikan keterangan lebih lanjut (terkait kemungkinan adanya penetapan tersangka) setelah proses penyelidikan kita," kata Yoyok.
Termasuk pemicu adanya pembongkaran paksa gerai Indomaret tersebut, Yoyok belum bisa memastikannya. Ia beralasan belum bisa mengungkapkan karena masih dalam tahap penyelidikan.
"Kami masih melakukan penyelidikan dulu. Nanti setelah kami penyelidikan lengkap, kami akan sampaikan (pemicu massa merobohkan Indomaret)" kata dia.
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.