Jakarta -
Polsek Cileungsi menggelar pembinaan terhadap para narapidana di rumah tahanan (rutan). Pembinaan dilakukan dengan kerohanian.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Polsek Cileungsi menggelar pembinaan terhadap para narapidana di rumah tahanan (rutan). Pembinaan dilakukan dengan kerohanian.
Jakarta -
Polsek Cileungsi menggelar pembinaan terhadap para narapidana di rumah tahanan (rutan). Pembinaan dilakukan dengan kerohanian.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison mengatakan hal tersebut bertujuan agar para tahanan menjadi rajin ibadah. Selain itu, juga diharapkan para tahanan mampu instropeksi diri atas kesalahan yang telah dilakukan.
"Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membina para tahanan agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, rajin menjalankan ibadah, serta menjadikan masa penahanan sebagai momentum untuk introspeksi dan memperbaiki diri," kata Edison, Kamis (15/10/2026).
Dia mengatakan pembinaan tersebut juga diberikan agar tahanan bisa menyadari hal buruk yang telah mereka lakukan. Dia berharap ke depannya, para narapidana itu bisa menjadi pribadi yang lebih baik selepas menjalani hukuman.
"Melalui pembinaan rohani dan perhatian yang diberikan, diharapkan para tahanan dapat meningkatkan keimanan, menyadari kesalahan, serta memiliki tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," imbuhnya.
Selain pembinaan, pihak kepolisian juga memberikan makanan lezat kepada para tahanan. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud perhatian dan nilai kemanusiaan di balik proses penegakkan hukum yang sedang dijalani.
"Suasana hangat terlihat saat anggota Polsek Cileungsi membagikan makanan kepada para tahanan. Bukan sekadar memberikan hidangan, kegiatan ini juga menjadi wujud bahwa di balik proses penegakkan hukum, nilai-nilai kemanusiaan tetap dikedepankan," tuturnya.
"Polsek Cileungsi, terus mengedepankan pelayanan yang humanis, dengan tetap menjalankan proses hukum secara profesional dan mengutamakan pembinaan bagi para tahanan," tambah dia.
(rdh/amw)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.