Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Porprov Jateng XVII Jadi Momentum Atlet Menuju PON 2028

Selain sebagai ajang pembinaan dan persiapan atlet Jateng menuju PON 2028, Porprov 2026 juga memperkuat rasa kebersamaan dan semangat persatuan.

CNN Indonesia 2 menit baca 0 komentar
Porprov Jateng XVII Jadi Momentum Atlet Menuju PON 2028
Foto: CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII tahun 2026 di Stadion Jatidiri, Kota Semarang pada Minggu (25/10).

Sebanyak 7.999 atlet dan 1.910 ofisial dari 35 kabupaten/kota akan bertanding dalam 58 cabang olahraga dengan 810 nomor pertandingan pada 25-31 Oktober.

Gubernur Luthfi menyebut, Porprov adalah ajang pembinaan dan persiapan atlet-atlet Jawa Tengah menuju PON 2028 di NTT-NTB.

"Kita ingin membuat atlet-atlet Jawa Tengah diperhitungkan dalam PON nanti. Maka dalam Porprov ini setiap kontingen atau daerah harus punya target tinggi agar menghasilkan atlet-atlet berprestasi," kata Luthfi.

Menurutnya, yang tak kalah penting, Porprov juga menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat rasa kebersamaan, semangat persatuan dan kesatuan, serta jiwa korsa di antara seluruh insan olahraga.

"Para atlet dan ofisial jangan mempunyai ego sektoral, gunakan media ini untuk saling menghormati, wasit juga tidak boleh memihak, berikan yang terbaik," tambah Luthfi.

Selain itu, Porprov diharapkan juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat, terutama bagi tuan rumah, baik dari sisi UMKM, okupansi perhotelan, hingga pariwisata.

Tahun ini, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Kendal menjadi tuan rumah Porprov.

"Ini berkah bagi kita, dengan Porprov ini nanti akan ada perputaran finansial dan ekonomi," katanya.

Ketua KONI Jateng, Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, selain lima daerah di Semarang Raya, ada sejumlah cabang yang harus dipertandingkan di daerah lain karena terkendala fasilitas.

Salah satunya, balap sepeda track yang menggunakan velodrom di Surakarta, aeromodeling di Bandara Ngloram Kabupaten Blora, dan Gimnastik senam artistik di Pati.

"Porprov Jateng ke-XVII ini ajang kompetisi olahraga antar kabupaten kota setiap empat tahun sekali. Tujuannya untuk mengukur hasil pembinaan atlet di daerah, mempertemukan semua atlet tebaik dari seluruh kabupaten/kota dan memilih yang terbaik, menjaring atlet potensial, serta meningkatkan mutu pembinaan secara terarah," pungkas Sujarwanto.

(rea/rir)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.