JAKARTA, iNews.id - Teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berpotensi memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian digital Indonesia. Namun, di balik peluang ekonomi yang menjanjikan, perkembangan AI juga menghadirkan ancaman keamanan siber yang semakin kompleks.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memproyeksikan AI dapat berkontribusi sebesar 365 miliar dolar AS atau sekitar lebih Rp6.561 triliun (kurs Rp17.978 per dolar AS) terhadap ekonomi digital Indonesia pada 2030. Sementara itu, nilai ekonomi AI di kawasan Asia diperkirakan mencapai 1 triliun dolar AS.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, Indonesia memiliki peran signifikan dalam pertumbuhan ekonomi digital kawasan. Kontribusi tersebut didukung jumlah penduduk yang besar serta penetrasi internet yang terus berkembang.