JawaPos.com - Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI ditutup pada Senin (5/10) malam, di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadho, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI Basnang Said menitipkan enam pesan kepada para santri peserta dan menegaskan bahwa prestasi terpenting adalah prestasi karakter.
Enam Pesan untuk Santri
Pesan pertama Basnang Said adalah soal kepemimpinan.
”Belajarlah menjadi pemimpin. Jangan remehkan kepemimpinan sekecil apa pun; menjadi ketua regu saja sudah merupakan prestasi,” ujar Basnang Said.
Dia mengingatkan, banyak alumni pesantren yang telah mengambil bagian dalam kepemimpinan bangsa.
Dia juga meminta santri memperkuat kemampuan bahasa asing karena banyak manfaatnya untuk menjelajahi dunia dan meminta santri bijak bermedia sosial.
”Jangan gampang merusak Indonesia dengan provokasi. Jangan mencederai masa depan kalian sebagai santri,” tegas Basnang Said.
Dia juga menekankan penguatan karakter, sebab akhlak sangat penting bagi seorang santri.
”Bagi yang juara, jangan jumawa. Bagi yang tidak juara, jangan berkecil hati. Prestasi yang paling penting adalah prestasi karakter,” tutur Basnang.