Jakarta -
Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi menilai Presiden Prabowo Subianto mengibaratkan Kabinet Merah Putih sebagai tim sepak bola karena setiap menteri punya tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, pembagian peran itu diperlukan agar program pemerintah berjalan efektif dan selaras.
"Makanya Pak Presiden mengibaratkan Kabinet Merah Putih seperti kesebelasan sepakbola, dengan berbagai posisi, yang memiliki tugas pokok fungsinya di pemerintahan agar semua program dan kebijakan pemerintah dapat berjalan secara selaras, efektif efisien, untuk mencapai tujuan pembangunan nasional," kata Viva kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).
Viva mengatakan besarnya komposisi Kabinet Merah Putih merupakan bagian dari upaya memperkuat pemerintahan. Terlebih, kata dia, Indonesia memiliki wilayah luas dan jumlah penduduk besar.
"Arahan dan perintah Pak Presiden Prabowo sudah jelas bahwa komposisi Kabinet Merah Putih itu besar agar kuat, karena luas wilayah Indonesia setara dengan 30 negara di Eropa dengan jumlah penduduk besar, 281 juta orang," ucapnya.
Dia mengatakan program transformasi pemerintahan mengacu pada Asta Cita. Sebab itu, sejumlah kementerian mendapat tugas prioritas pada dua tahun pertama pemerintahan untuk mendukung pencapaian target pembangunan nasional.
"Oleh karena itu beberapa kementerian dalam dua tahun pertama pemerintahan Pak Presiden mendapatkan tugas-tugas utama agar disain transformasi bangsa dapat mencapai tujuan," tuturnya.
"Terutama kementerian dalam bidang ekonomi, pangan dan pertanian, energi, tenaga kerja, kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan lainnya yang telah bekerja secara maraton dalam menjalankan program transformasi bangsa," tambah dia.
Sebelumnya, Prabowo mengibaratkan jajaran kabinetnya sebagai tim sepakbola yang terdiri atas pemain inti, pemain cadangan, hingga pendukung. Ia meminta para anggota Kabinet Merah Putih yang belum mendapat banyak peran agar tidak frustrasi.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin sidang kabinet 2 tahun pemerintah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10). Prabowo menyebut dirinya memang tidak 'memainkan' semua menterinya di awal.
"Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker," kata Prabowo.
Prabowo meminta para menteri yang diibaratkan sebagai pemain cadangan untuk tetap tenang dan tidak berkecil hati. Ia memastikan setiap anggota kabinet memiliki kesempatan untuk menjalankan perannya.
"Yang cadangan, jangan frustrasi, ada saatnya Saudara akan kita mainkan," ujarnya.
Prabowo kemudian mengibaratkan perjalanan pemerintahannya seperti pertandingan sepakbola. Menurutnya, pemerintahan saat ini masih berada di babak pertama.
"Jadi ini masih babak pertama. Jadi tenang-tenang aja para pemain cadangan yang sudah lihat gelisah. Kapan saya dimainkan," imbuhnya.
(ial/amw)