Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, Bahas P3MD dan Pembangunan Kampus

Presiden Prabowo Subianto bertemu Gubernur URI Donny Taufanto untuk membahas P3MD dan progres pembangunan gedung URI di Bogor.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, Bahas P3MD dan Pembangunan Kampus
Foto: Detik

Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menerima Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI) Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Pertemuan itu membahas Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) hingga progres pembangunan gedung URI.

Momen pertemuan Presiden Prabowo dan Gubernur URI itu dibagikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui Instagram. Pertemuan keduanya berlangsung Minggu (25/10/2026).

"Pada pertemuan tersebut, dibahas perkembangan program pendidikan dan pelatihan kepemimpinan melalui URI," tulis Teddy.

Dia menyampaikan Donny melaporkan sebanyak 384 peserta didik P3MD dijadwalkan melaksanakan magang. Selain itu, Donny turut melaporkan progres pembangunan gedung URI di Cikasungka, Bogor, yang merupakan bagian dari pengembangan sarana pendidikan dan pelatihan kepemimpinan di URI.

"Gubernur URI melaporkan perkembangan 384 peserta didik Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) yang dijadwalkan melaksanakan magang pada Januari dan Februari 2027," ucap Teddy.

"Gubernur URI juga melaporkan progres pembangunan gedung Universitas Republik Indonesia di Cikasungka, Bogor, sebagai bagian dari pengembangan sarana pendidikan dan pelatihan kepemimpinan," lanjutnya.

Teddy menyampaikan harapan pemerintah terhadap URI yakni agar lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang tangguh, unggul secara akademis, serta memiliki nasionalisme yang kuat.

"Pemerintah terus mendorong pengembangan Universitas Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan siap mengambil peran dalam pembangunan serta kepemimpinan nasional," imbuhnya.

(dek/fas)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.