Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat di seluruh kecamatan yang ada di Jakarta mulai November ini.
Pramono ingin mendengar langsung permasalahan-permasalahan yang ada mulai dari tingkat kecamatan.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat di seluruh kecamatan yang ada di Jakarta mulai November ini.
Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan menggelar rapat di seluruh kecamatan yang ada di Jakarta mulai November ini.
Pramono ingin mendengar langsung permasalahan-permasalahan yang ada mulai dari tingkat kecamatan.
"Mulai bulan November ini, saya akan memulai mengadakan rapat di kecamatan-kecamatan yang ada di Jakarta. Jadi ada 44 kecamatan, mereka yang menjadi tuan rumah. Rapatnya di kecamatan yang dipimpin secara langsung oleh Gubernur dan Pak Sekda," kata Pramono dalam penganugerahan Benyamin S Award 2026 di salah satu hotel di Jakarta, Jumat (30/10).
Ia ingin permasalahan dan hambatan yang dihadapi sejak tingkat terbawah bisa diatasi. Pramono akan mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam setiap rapat di kecamatan.
"Apa yang menjadi hambatan bagi saudara-saudara di tingkat kecamatan, yang tentunya dihadiri oleh wali kota dan bupati. Apa yang menjadi problem, apa yang menjadi masalah, apa yang harus diputuskan, kita gali, kita dalami bersama-sama, karena saya meyakini dengan cara ini agar saya sebagai gubernur tidak hanya mendapatkan laporan yang baik-baik saja," katanya.
Pramono meyakini langkah yang dilakukannya itu akan membuatnya bisa memotret persoalan sebenarnya yang dihadapi masyarakat.
Ia mengatakan akan memulai rapat pertama di tiga kecamatan pada pekan depan.
"Maka masyarakat ataupun pada level kecamatan, lurah-lurah, para lurah diberikan kesempatan untuk menyampaikan apa adanya persoalan yang ada di Bapak, Ibu. Tapi ngomongnya jangan kepanjangan kalau sama gubernur, dan jangan terlambat. Saya adalah orang yang tepat waktu," katanya.
(yoa/asa)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.