Jakarta -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum mau menghapus kebijakan pengaturan lalu lintas ganjil genap di kawasan Gajah Mada Jakarta. Pramono menilai kebijakan itu belum bisa dicabut sebelum jalur MRT Jakarta terhubung hingga Kota Tua.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Gubernur Pramono Anung belum mau menghapus ganjil genap di kawasan Gajah Mada sebelum jalur MRT Jakarta terhubung hingga Kota Tua.
Jakarta -
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum mau menghapus kebijakan pengaturan lalu lintas ganjil genap di kawasan Gajah Mada Jakarta. Pramono menilai kebijakan itu belum bisa dicabut sebelum jalur MRT Jakarta terhubung hingga Kota Tua.
Pramono mengatakan pembangunan MRT Jakarta jalur Utara-Selatan saat ini masih berlangsung. Pemprov DKI menargetkan jalur tersebut dapat beroperasi hingga kawasan Harmoni dan Monas pada 2027, sebelum nantinya dilanjutkan menuju Kota Tua.
"Pertanyaannya adalah apakah kebijakan ganjil genap masih dipertahankan atau tidak? Tentunya kalau saya jawab sekarang, saya tidak melihat kenyataan yang ada," kata Pramono dalam sambutannya di Balai Kota Jakarta, Senin (12/10/2026).
Dia menilai pencabutan ganjil genap saat pembangunan MRT belum selesai hingga Kota Tua berpotensi mengganggu kondisi lalu lintas dan transportasi di Jakarta.
"Begitu saya cabut kebijakan ini, ternyata belum selesai sampai dengan Kota Tua pasti, lalu lintas ataupun transportasinya juga terganggu," ujarnya.
Karena itu, Pramono belum ingin mengambil keputusan untuk menghapus kebijakan ganjil genap dalam waktu dekat. Menurut dia, kondisi transportasi dan perkembangan pembangunan MRT perlu menjadi pertimbangan sebelum kebijakan tersebut dievaluasi.
Pramono menjelaskan Pemprov DKI Jakarta tengah menyelesaikan pembangunan jalur MRT Utara-Selatan yang menghubungkan kawasan Pondok Labu hingga Kota Tua.
Dia berharap pembangunan jalur tersebut dapat mencapai kawasan Harmoni dan Monas pada 2027. Sementara itu, pekerjaan di permukaan jalan pada jalur Monas-Kota Tua diharapkan mulai berkurang seiring perkembangan pembangunan.
"Mudah-mudahan tahun depan ini akan selesai sampai dengan Harmoni, Monas di tahun 2027 ini," imbuhnya.
(bel/jbr)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.