Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Pramono: Sekarang Jakarta Kota Pelajar Nomor Satu Se-Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta kini merupakan kota pelajar nomor satu di Indonesia.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Pramono: Sekarang Jakarta Kota Pelajar Nomor Satu Se-Indonesia
Foto: Detik

Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta kini merupakan kota pelajar nomor satu di Indonesia. Dia mengatakan hal itu dicapai lewat berbagai program terkait pendidikan yang dilakukan Pemprov DKI.

Diketahui, menurut QS Best Student Cities 2027, Jakarta menempati peringkat ke-117 dunia sekaligus menjadi kota dengan posisi tertinggi di Indonesia. Yogyakarta menyusul pada peringkat ke-118 dunia.

"Sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu se-Indonesia," kata Pramono usai meninjau revitalisasi SDN 05 Pekayon dan SMPN 91 Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/10/2026).

Menurut Pramono, Pemprov DKI memberikan perhatian khusus di bidang pendidikan. Pramono mengatakan sebagian besar murid dari keluarga yang memenuhi syarat sudah mendapatkan KJP maupun KJMU.

"Itulah yang menjadi prioritas utama di Jakarta. Kalau sarana prasarana pendidikannya tidak dipersiapkan dengan baik, maka percuma juga. Sehingga dengan demikian kami, saya menyampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan fasilitas sarana prasarana sebaik mungkin," ujarnya.

Dia mengatakan Pemprov DKI akan terus melakukan perbaikan gedung sekolah. Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan mendata sekolah yang perlu direnovasi.

"Saya biasanya memutuskan dalam rapat terbatas, termasuk pengawasannya, termasuk bagaimana pemanfaatan gedung bisa berjalan dengan baik. Karena salah satu kelemahan kita semua yang kita sadari adalah kita sering kali bisa membangun tetapi tidak bisa merawat dengan baik," ujarnya.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta telah merampungkan renovasi 16 dari 19 gedung sekolah yang menjadi target pada tahun anggaran 2025. Renovasi dan revitalisasi tersebut dilaksanakan di lima wilayah Jakarta dengan total anggaran Rp 876,7 miliar.

(bel/haf)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.