Liputan6.com, Jakarta - Pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di sebuah warung kosong di Jalan Asem Raya, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Polisi menduga korban meninggal akibat gantung diri.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota AKP Suparyono mengatakan, penemuan jasad tersebut bermula ketika seorang saksi mencium bau tak sedap dari sekitar lokasi.
"Telah ditemukan seorang laki-laki yang yarg tergelatak di dalam warung yang sudah tidak dihuni (TKP) diduga meninggal dunia karena gantung diri," kata Suparyono dalam keterangannya, Kamis (23/10/2026).
Saksi pertama kemudian mengajak dua saksi lainnya untuk mencari sumber bau tersebut. Saat menyisir area sekitar, saksi pertama dan kedua melihat banyak lalat di sekitar warung. Keduanya lalu membuka pintu warung dan mendapati jasad korban.
Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pengurus RT dan RW setempat serta Binmaspol Kelurahan Mustikajaya.
Suparyono menambahkan, saksi ketiga juga sempat mencium bau tak sedap beberapa hari sebelumnya. Saksi tersebut mencari sumber bau di dalam bengkel tempatnya bekerja, tetapi tidak menemukannya.
Â
Ciri-ciri Mayat
Saat ditemukan, korban diperkirakan berusia sekitar 35 tahun. Polisi belum menemukan identitas korban.
Korban mengenakan kaus hitam bergambar simbol metal dengan tulisan berwarna merah serta celana pendek berlatar putih dengan motif. Korban juga memakai kalung berbahan biji kemiri dengan pengait berbahan baja nirkarat (stainless steel) yang dilengkapi peluit.
Selain itu, terdapat tato bergambar Mario Bros di tangan kiri korban serta tato bintang dengan tulisan "1995" di paha kirinya.
Jasad korban kemudian dievakuasi oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi bersama satu unit ambulans dari Kecamatan Mustikajaya.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga korban meninggal akibat gantung diri.
"Dari hasil cek TKP oleh team Identifikasi Polres Metro Bekasi Kota bahwa korban meninggal dunia diduga karena gantung diri," tuturnya.
KONTAK BANTUAN
Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.
Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.icreativelabs.sahabatku
Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.
Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) [email protected].
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6