Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Program Kopdes Merah Putih Dinilai Tidak Memadai untuk Kemandirian Ekonomi

Rancangan Program Kopdes Merah Putih dinilai tak memadai oleh ahli, survei menunjukkan 91% responden tidak setuju.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Program Kopdes Merah Putih Dinilai Tidak Memadai untuk Kemandirian Ekonomi
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dinilai tidak memadai untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Penilaian itu diungkap oleh para ahli yang disurvei oleh Center of Economic and Law Studies (CELIOS). 

Hasil gambaran itu terlihat dari laporan survei terbaru CELIOS yang bertemakan "Rapor Kinerja 2 Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran".

Berdasarkan survei tersebut, sebanyak 91% responden ahli menilai tidak setuju bahwa rancangan dan implementasi program Kopdes Merah Putih sudah memadai untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. 

Sementara 6 persen ahli bersikap netral dan hanya 3 persen ahli yang menilai setuju.

"Penilaian negatif juga terlihat dari kelompok masyarakat umum. Sebanyak 66 persen responden menyatakan tidak setuju terhadap program Kopdes Merah Putih. Sebaliknya, hanya 21 persen yang menyatakan setuju, sedangkan 13 persen lainnya mengaku tidak tahu," kata Direktur Utama CELIOS Bhima Yudhistira dalam laporannya, Senin (12/10).

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden, baik dari kalangan ahli maupun masyarakat umum, belum meyakini bahwa perencanaan dan pelaksanaan Kopdes Merah Putih sudah memadai untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Survei dalam laporan tersebut dilakukan pada 15 September hingga 9 Oktober 2026 dengan pendekatan yang dibedakan berdasarkan kelompok responden. 

Untuk survei ahli menggunakan metode snowball sampling, yakni responden awal yang memenuhi kriteria keahlian diminta merekomendasikan ahli lain yang relevan dengan topik penelitian.

Sementara masyarakat umum, CELIOS menggunakan metode nonprobability sampling melalui Meta Ads, kemudian melengkapi data dengan pembobotan (weighting) agar komposisi sampel menyesuaikan karakteristik populasi yang menjadi acuan.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.