JAKARTA, iNews.id — Aksi arogan yang diduga melibatkan seorang pengawal atau ajudan Gubernur Kalimantan Timur saat menghadapi mahasiswa menuai sorotan tajam publik. Pihak kepolisian melalui Propam langsung turun tangan menindaklanjuti insiden tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal terkait bersama Propam menyatakan akan mendalami peristiwa ini agar tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku serta sejalan dengan arahan Kapolri untuk mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat, bukan sikap arogansi.
Di sisi lain, Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas'ud akhirnya kembali ke tanah air setelah sebelumnya keberadaannya di Singapura sempat menjadi sorotan publik di tengah perhatian masyarakat terhadap masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kondisi ekonomi daerah.