Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Protes dan Malu, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Wapres Gibran

Wakil Ketua DPRD Sukabumi, Rojab Asy'ari, menurunkan foto Wapres Gibran sebagai protes atas putusan MK terkait ijazahnya.

CNN Indonesia 2 menit baca 0 komentar
Protes dan Malu, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Wapres Gibran
Foto: CNN Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi Rojab Asy'ari menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari ruang kerjanya sebagai bentuk protes menyusul fakta persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik ijazah Gibran. Rojab berasal dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP).

Rojab mengaku merasa malu dengan temuan MK bahwa wakil presiden tidak dapat membuktikan keabsahan ijazah setara SMA di persidangan.

"Ya ini kan menyikapi fakta persidangan kemarin di Mahkamah Konstitusi berkaitan dengan putusan MK... itu kan memang dinyatakan di fakta persidangan bahwa Gibran Rakabuming Raka itu tidak bisa membuktikan berkaitan dengan ijazah setara SMA seperti kayak gitu," ujar Rojab saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/10).

"Meskipun memang di proses persidangan itu tidak terbukti, nah saya sebagai Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan ya merasa malu juga kan seperti kayak gitu. Ya terpaksa dengan sikap politik saya," sambungnya.

Rojak menyebut keputusan menurunkan foto Wapres Gibran bersifat sementara. Dia akan memasang lagi foto Gibran jika dalam proses bergulir ditemukan fakta hukum yang menyatakan ijazah Gibran sah secara hukum.

"Dan kita tadi menyerahkan, menitipkan dulu ke Sekretariat DPRD. Ini sifatnya sementara dan hanya di ruangan saya," jelasnya.

Ditegaskan Rojab bahwa tindakannya merupakan murni sikap politik pribadi. Ia mengaku belum berkonsultasi secara khusus dengan struktur partai.

Rojak juga menyatakan tindakannya hanya merespons kasus Gibran. Foto Presiden Prabowo Subianto, katanya, tetap terpampang di dinding ruangannya.

"Untuk Presiden saya masih pertahankan, Pak Prabowo ada tetap terpampang di ruangan saya," ucapnya.

Soal tindakannya bisa diikuti fraksi-fraksi lain, Rojab menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing fraksi. Adapun soal wacana pemakzulan Gibran, Rojab menyebut hal itu sudah masuk ranah kewenangan DPR RI.

"Oh saya tidak tahu ya. Kalau impeachment itu kan urusan DPR RI kayak gitu. Tapi mudah-mudahan sikap diturunkan, ya kewenangan saya hanya bisa menurunkan fotonya saja kan kayak gitu. Untuk menurunkan impeachment Gibran itu ya mungkin kewenangannya di DPR RI berdasarkan hasil putusan MK," pungkasnya.

Baca selengkapnya di sini...

(tim/wis)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.