JawaPos.com - Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor mendesak Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi) masuk ke dalam kepengurusan partai gajah.
Desakan itu karena belakangan ini Jokowi kerap diasosiasikan sebagai tokoh politik PSI. Hanya saja hingga kini nama Jokowi belum tertera terang di dalam kepengurusan partai yang dipimpin Kaesang Pangarep yang notabene putra bungsu mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina dalam kata sambutannya menyinggung kapan Jokowi masuk di kepengurusan DPP PSI. Sambutan itu bahkan disaksikan langsung Jokowi yang hadir dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Bogor di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/10).
Menurut Rena, permintaan agar Jokowi masuk dalam pengurus DPP PSI merupakan aspirasi para pengurus daerah.
“Itu aspirasi dari teman-teman wilayah. Aspirasi dari pengurus di ranting, pengurus di kecamatan, juga menanyakan ke saya bapak kapan jadi pengurus PSI," ungkap Rena Da Frina.
Jokowi bersama kader PSI di Rakorda PSI Kabupaten Bogor yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Sabtu (24/10). (Dok. PSI)
Dalam kesempatan itu juga, Rena menyebut bahwa struktur DPD PSI Kabupaten Bogor sudah hampir rampung dengan total 96 persen DPRT yang sudah terkumpul. "Sisa 4 persen,” kata perempuan yang lama jadi birokrat di Kota Bogor itu.
Menyongsong Pemilu 2029, Rena membuat targetkan cukup besar DPD PSI Kabupaten Bogor. "Target 1 kursi di Senayan, 1 kursi di DPRD Jawa Barat, 6 kursi di semua dapil kabupaten bogor,” tutup Rena Da Frina.
Dalam Rakorda DPD PSI Kabupaten Bogor itu Jokowi hadir didampingi Kaesang Pangarep. Jokowi mengenakan kemeja putih dengan logo PSI di bagian dada kanan serta topi putih.