Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Pulihkan Aktivitas Warga, Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Diteruskan

Proses pemulihan di sejumlah wilayah di Sumatera terus dilakukan usai terdampak bencana hampir setahun lalu.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Pulihkan Aktivitas Warga, Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Diteruskan
Foto: Detik

Jakarta -

Proses pemulihan di sejumlah wilayah di Sumatera terus dilakukan usai terdampak bencana hampir setahun lalu. Kementerian PU terus bekerja mendampingi masyarakat memulihkan kehidupan yang sempat terhenti.

Menteri PU Dody Hanggodo menekankan penanganan dilakukan sejak masa tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi. Sejumlah pekerjaan mencakup pembukaan akses yang terputus, pemulihan jalan dan jembatan, penyediaan layanan air bersih serta hunian sementara.

Selain itu, Kementerian PU juga membangun kembali fasilitas masyarakat dan pelayanan publik agar aktivitas warga dapat berjalan lagi. Dody mengatakan pemulihan pascabencana tak hanya fokus pada pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga mengembalikan aktivitas masyarakat terdampak.

"Pemulihan tidak berhenti ketika infrastruktur kembali berdiri. Yang ingin dikembalikan adalah kehidupan di sekitarnya," ujar Dody dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).

Pemulihan infrastruktur juga diharapkan mendukung kegiatan sehingga anak-anak bisa kembali bersekolah dan warga dapat bekerja. Dengan akses jalan kembali berfungsi juga dapat mendukung pemenuhan kebutuhan sehari-hari sehingga masyarakat kembali menata aktivitas sehari-hari.

"Ketika jalan kembali dilalui, anak-anak bisa kembali bersekolah, warga dapat bekerja, kebutuhan sehari-hari kembali terjangkau, dan keluarga mulai menata hari-harinya," katanya.

Karena itu, pekerjaan pemulihan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat melalui padat karya, memperoleh penghasilan sambil ikut membenahi lingkungan tempat mereka tinggal.

Hingga 22 September 2026, program rehabilitasi dan rekonstruksi Kementerian PU di tiga provinsi terdampak mencakup 370 fasilitas peribadatan, 121 fasilitas kesehatan, dan 364 fasilitas pendidikan keagamaan.

Di Provinsi Aceh, terdapat 137 fasilitas peribadatan yang masuk dalam program, dengan 109 lokasi telah mulai konstruksi. Di Sumatera Utara terdapat 208 fasilitas dengan 64 lokasi mulai konstruksi, sedangkan di Sumatera Barat terdapat 25 fasilitas dengan tiga lokasi telah mulai konstruksi.

Sementara untuk fasilitas kesehatan, program mencakup 50 fasilitas di Aceh dengan 43 lokasi telah mulai konstruksi. Kemudian 36 fasilitas di Sumatera Utara dan 21 lokasi mulai konstruksi. di Sumatera Barat terdapat 35 fasilitas dengan 17 lokasi telah mulai konstruksi.

(jbr/jbr)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.