BALI, iNews.id - Lebih dari 1.500 pemimpin perguruan tinggi, pejabat pemerintah, dan pakar industri dari kawasan Asia-Pasifik berkumpul di Bali dalam ajang QS Higher Ed Summit Asia-Pacific 2026. Forum ini membahas berbagai tantangan global dan arah masa depan pendidikan tinggi di tengah pesatnya transformasi digital.
Chief Executive Officer (CEO) QS Quacquarelli Symonds, Jessica Turner, menegaskan pentingnya menempatkan tujuan kemanusiaan dan dampak nyata di tengah perkembangan teknologi serta perubahan lanskap perekonomian global.
"Teknologi telah mengubah cara kita belajar, bekerja, dan melakukan penelitian. Keterampilan yang dibutuhkan ekonomi berkembang dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dalam situasi ini,universitas dituntut untuk membuktikan bahwa berkuliah itu bernilai dan memberi dampak nyata bagi masyarakat," ujar Jessica Turner dalam sambutannya di Bali, Selasa (3/11/2026).