Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Rans Carnival Diboikot, Potongan Revenue dan Kontroversi Raffi Ahmad Jadi Sorotan

Rans Carnival di Sleman Yogyakarta diboikot karena potongan revenue 20% untuk UMKM dan kehadiran Raffi Ahmad di deklarasi Sumpah Pemuda.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Rans Carnival Diboikot, Potongan Revenue dan Kontroversi Raffi Ahmad Jadi Sorotan
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Rans Carnival mendadak menjadi perbincangan publik lantaran terkena boikot dan cancel culture. Festival ini sendiri digelar di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman, DIY, mulai 31 Oktober hingga 1 November 2026.

Berdasarkan desas-desus informasi liar di media sosial, terdapat Beragam hal yang menjadi penyebab sepinya Rans Carnival. Salah satunya adalah share revenue 20 persen yang diminta dari Rans ke pihak UMKM. Hal ini diungkap oleh akun X @komisarisnetzen. 

“Gais ternyata UMKM yang hadir di Tans Carnival tuh share 20 persen revenue dengan RANS dimana uang hasil penjualan ditampung di QRIS milik RANS dulu dan akan dicairkan setelah 14 hari kerja, kek woiii pantas banget semua pada cancel !!!,” kata akun tersebut seperti dikutip pada Sabtu (31/10).

Bahkan, terdapat pula netizen yang tak menyangka ada isu lain yang jadi penyebab diboikotnya Rans Carnival. Seperti diketahui, keikutsertaan pemilik Rans, Raffi Ahmad, dalam deklarasi Sumpah Pemuda mahasewa yang digelar pada 29 Oktober di Bundaran HI, yang pertama-tama diduga jadi penyebab diboikotnya festival tersebut.

“Saya kira boikot RANS Carnival cuma karena Sumpah Pemuda palsu kemarin. Tapi ternyata ada potongan revenue untuk tenant sampai 20 persen dan cairnya 14 hari kerja. Jadi terasa wajar kena boikot. Ngeri begitu cara kerjanya,” jelas @Hasyimmah.

Sementara itu, Raffi Ahmad sendiri telah buka suara terkait kehadirannya dalam deklarasi Sumpah Pemuda mahasewa yang digelar di Bundaran HI, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026. 

Raffi menegaskan bahwa dirinya hanya hadir dengan kapasitas sebagai undangan. Ia mengaku baru menerima informasi mengenai kegiatan tersebut pada malam sebelum acara berlangsung.

Dia juga tegas membantah terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan rangkaian kegiatan. Menurut dia, dirinya tidak mengetahui secara terperinci susunan acara ataupun pihak-pihak yang akan hadir dalam deklarasi tersebut.

"Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara. Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir," ujar Raffi. (*)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.