JAKARTA, iNews.id - Perjalanan menjadi musisi profesional di era sekarang tidak cukup hanya bermodal bakat dan kemampuan menciptakan lagu. Di tengah industri musik yang terus berkembang, musisi muda juga dituntut memahami proses produksi rekaman, distribusi karya, pengelolaan karier, hingga bisnis musik agar bisa bertahan dan bersaing.
Kemampuan bermusik memang menjadi modal utama. Namun, karya yang sudah selesai dibuat masih membutuhkan proses panjang agar bisa menjangkau pendengar dan membuka peluang karier bagi penciptanya.
Tantangan tersebut turut menjadi perhatian Lokananta, institusi rekaman musik bersejarah di Surakarta yang kini juga menjadi ruang pengembangan talenta baru. Melalui program Bintang Muda Lokananta (BML), musisi muda tidak hanya mendapat kesempatan mengembangkan kemampuan bermusik, tetapi juga mengenal berbagai aspek di balik industri musik profesional.