Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Remaja di Tegal Dihajar Massa usai Cabuli Bocah Perempuan 5 Tahun, Evakuasi Mencekam!

Seorang remaja laki-laki berinisial AM (17) dihajar warga usai diduga mencabuli anak perempuan berusia lima tahun di Desa Dukuhwaru, Kabupaten Tegal.

iNews 2 menit baca 0 komentar
Remaja di Tegal Dihajar Massa usai Cabuli Bocah Perempuan 5 Tahun, Evakuasi Mencekam!
Foto: iNews

SLAWI, iNews.id – Seorang remaja laki-laki berinisial AM (17) menjadi pelampiasan amarah warga usai diduga mencabulianak perempuan berusia lima tahun di Desa Dukuhwaru, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (21/10/2026) malam.

Massa yang geram sempat mengikat pelaku di pohon dan menghakiminya sebelum akhirnya diamankan di sebuah rumah warga. Ratusan warga yang mengepung rumah tersebut menuntut agar pelaku dikeluarkan, hingga membuat aparat kepolisian kewalahan menenangkan situasi.

Melihat kondisi yang semakin memanas, Kapolres Tegal AKBP Febriani Aer turun langsung ke lokasi untuk meredam emosi warga dan memimpin proses evakuasi. Dengan pengawalan ketat puluhan personel gabungan, pelaku berhasil dievakuasi ke Mapolres Tegal.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum perkara ini kepada pihak kepolisian. Kami pastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan," kata AKBP Febriani Aer di lokasi kejadian. 

Kasus pencabulan ini terungkap setelah orang tua korban mendengar suara tangisan histeris buah hatinya dari arah rumah tetangga. Saat mendatangi sumber suara, orang tua mendapati kondisi korban yang mencurigakan. Korban langsung dilarikan ke RSUD Dr Soeselo Slawi guna menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Kasi Humas Polres Tegal, Ipda Komaridin mengatakan, remaja berinisial AM sudah ditetapkan tersangka dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tegal. Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti pendukung.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.