JAKARTA, iNews.id - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal tak masalah bila dirinya menjadi target penyadapan ilegal oleh mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo cs. Baginya, hal itu merupakan risiko perjuangan.
Said mengaku baru mengetahui informasi namanya masuk daftar target penyadapan. Dia memilih tak ambil pusing bila dirinya menjadi target penyadapan.
"Saya nomor 42, kan? Nomor 42, saya disadap? Apa sikap saya? Biasa-biasa saja. Itu risiko perjuangan para aktivis. Kalau kamu berani memadamkan api atau membakar api, harus berani terbakar. Jadi itu biasa-biasa saja," kata Said di Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026).