Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

SDN Banjarwangi Kekurangan Kelas, Pemkab Pandeglang Janji Segera Cari Solusi

Pemkab Pandeglang melakukan asesmen SDN Banjarwangi yang kekurangan kelas. Pemkab janji akan mencarikan solusi untuk memperbaiki sekolah tersebut.

Detik 2 menit baca 0 komentar
SDN Banjarwangi Kekurangan Kelas, Pemkab Pandeglang Janji Segera Cari Solusi
Foto: Detik

Pandeglang -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melakukan asesmen ke sekolah dasar negeri (SDN) Banjarwangi di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dalam asesmen itu, Pemkab mengakui bahwa SDN Banjarwangi kekurangan tiga ruang kelas.

"Yang pertama untuk Banjarwangi kemarin Alhamdulillah saya dapat info dari (detikcom) langsung kunjungan ke sekolah. Memang dari awal itu kaitan jumlah Rombel (rombongan belajar) di Banjarwangi kekurangan ruang tiga kelas," kata Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Dindikpora Pandeglang, Rifa'i kepada detikcom, Selasa (20/10/2026).

Rifa'i mengatakan meski SDN Banjarwangi sudah mendapatkan bantuan revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat, namun belum bisa menyelesaikan persoalan yang ada. Menurutnya, SDN Banjarwangi hanya mendapatkan bantuan 6 ruang kelas, sehingga siswa terpaksa harus belajar di Musala dan Perpustakaan.

"Kebutuhan ruang kelas ada tiga kelas, sementara kegiatan tersebut sedang dilakukan revitalisasi, cuman revitalisasi tidak tuntas seluruh ruang kelas, hanya ada 6 ruang kelas yang terintervensi," ucapnya.

Rifa'i memastikan bakal melakukan perbaikan terhadap Perpustakaan yang mengalami kerusakan cukup parah. Pembangunan itu rencana dilakukan pada tahun depan.

"Yang mengkhawatirkan yang belum terintervensi ruang Perpustakaan dan Musala. Kami coba nanti petakan di awal tahun anggaran baru karena kami melihat urgent perlu kita dorong diperbaiki untuk ruangan Perpustakaan," ucapnya.

Terkait ruang kelas baru (RKB), ia berencana membuat skema pembangunan ruang kelas dengan struktur bangunan lantai dua. Namun rencana itu masih melihat potensi anggaran yang tersedia dari APBD Pandeglang.

"Palingan solusinya kalau anggarannya ada di Pemda kabupaten Pandeglang, kita mencoba perbaikan ruang kelas dengan menggunakan struktur untuk lantai dua, itu harus ada dulu anggarannya, baru setelah itu kebutuhan ruang kelas bisa di atasnya bertahap," katanya.

Diketahui sebelumnya, Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banjarwangi di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten, terpaksa belajar di tempat yang tidak layak karena kekurangan ruang kelas. Hal itu terjadi sudah hampir 10 tahun.

"Saya menjabat kepala sekolah SDN Banjarwangi sudah empat tahun, siswa belajar di Mushola dan Perpustakaan ketika kepala sekolah sebelumnya sudah ada. Diperkirakan sudah berjalan 10 tahun," kata Kepala Sekolah SDN Banjarwangi, Alis Syarah, Kamis (15/10/2026).

Alis mengatakan ada tiga kelas yang belajar di musala, yaitu kelas satu, dua (jam siang), dan di perpustakaan kelas empat. Tak hanya itu, para siswa belajar tidak menggunakan meja dan kursi.

(eva/eva)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.