Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Sebaran Titik Panas Karhutla Hari Ini, Kalimantan Tengah Masih Tertinggi

Bahkan titik panas tertinggi di Kalteng masih mencapai seribu titik lebih.

Liputan 6 2 menit baca 0 komentar
Sebaran Titik Panas Karhutla Hari Ini, Kalimantan Tengah Masih Tertinggi
Foto: Liputan 6

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) mencatat sebaran titik panas atau hotspot di enam provinsi prioritas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Jumat (23/10/2026).

Berdasarkan pantauan SiPongi Kemenhut yang diakses pada pukul 07.00 WIB, Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 19.707 titik dengan tingkat kepercayaan rendah (low) hingga tinggi (high). Sebanyak 1.458 titik di antaranya memiliki tingkat kepercayaan tinggi (high).

Sebaran hotspot di provinsi tersebut terkonsentrasi di Kabupaten Kapuas dengan 4.510 titik, Pulang Pisau sebanyak 4.119 titik, dan Katingan sebanyak 2.593 titik.

 

Sebaran 5 Wilayah Karhutla Lainnya

Kalimantan Selatan menempati urutan berikutnya dengan 1.940 hotspot, termasuk 108 titik berstatus kepercayaan tinggi (high). Kabupaten Kotabaru mencatat sebaran terbanyak dengan 412 titik, disusul Tanah Bumbu sebanyak 399 titik dan Banjar sebanyak 272 titik.

Sementara itu, Sumatera Selatan mencatat 1.923 hotspot, dengan 68 titik berstatus kepercayaan tinggi (high). Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir sebanyak 835 titik, Banyuasin 452 titik, dan Musi Banyuasin 231 titik.

Di Kalimantan Barat, terdeteksi 1.254 hotspot, termasuk 52 titik berstatus kepercayaan tinggi (high). Sebagian besar titik panas berada di Kabupaten Ketapang, dengan jumlah mencapai 1.236 titik.

Adapun Jambi mencatat 504 hotspot, dengan 42 titik berstatus kepercayaan tinggi (high). Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Muaro Jambi sebanyak 229 titik dan Tanjung Jabung Timur sebanyak 210 titik.

Di sisi lain, Riau mencatat 10 hotspot tanpa titik berstatus kepercayaan tinggi (high). Rinciannya, lima titik berada di Indragiri Hilir, dua titik di Pelalawan, dan satu titik di Bengkalis. Dua titik lainnya di Kampar dan Siak.

Data sebaran hotspot tersebut diperoleh melalui pemantauan menggunakan tiga satelit, yakni NASA TERRA/AQUA, NASA-SNPP, dan NASA-NOAA20. Kendati demikian, hotspot yang terdeteksi satelit masih memerlukan verifikasi lebih lanjut di lapangan untuk memastikan apakah merupakan kebakaran hutan dan lahan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.