Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Sejumlah Warga AS Ditangkap di Arab Saudi terkait Foto Serangan Houthi

Sejumlah warga negara AS ditangkap di Arab Saudi karena mengambil foto peristiwa terkini di negara itu, yang beberapa hari terakhir dilanda serangan Houthi.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Sejumlah Warga AS Ditangkap di Arab Saudi terkait Foto Serangan Houthi
Foto: Detik

Riyadh -

Sejumlah warga negara Amerika Serikat (AS) ditangkap di Arab Saudi karena mengambil foto atau merekam peristiwa terkini di negara tersebut, yang beberapa hari terakhir dilanda rentetan serangan mematikan oleh kelompok Houthi yang bermarkas di Yaman.

Penangkapan itu, seperti dilansir AFP dan Arab News, Selasa (13/10/2026), diumumkan oleh Kedutaan Besar AS di Riyadh pada Senin (12/10) waktu setempat. Tidak disebutkan secara spesifik jumlah warga AS yang ditangkap atau apakah mereka telah dibebaskan.

Kedutaan Besar AS hanya menyebutkan bahwa warga negara AS itu ditangkap karena mengambil foto terkait serangan yang melanda Saudi.

"Beberapa warga negara Amerika telah ditahan karena mengambil foto peristiwa-peristiwa terkini," sebut Kedutaan Besar AS di Riyadh dalam pernyataannya.

Ditegaskan oleh Kedutaan Besar AS dalam pernyataannya bahwa otoritas Saudi telah memperingatkan jika "merekam, mempublikasikan, atau menyebarluaskan informasi terkait upaya mencegat rudal dan drone dan lokasi dampaknya dapat membuat Anda terjerat masalah hukum".

Keterangan sejumlah warga negara asing (WNA) yang tinggal di Riyadh menyebutkan bahwa beberapa kenalan mereka ditangkap karena merekam peristiwa terkini dan membagikan rekaman tersebut di media sosial.

Lebih lanjut, Kedutaan Besar AS memperingatkan bahwa para pegawai pemerintah AS wajib mendapatkan izin terlebih dahulu sebelum menggunakan bandara mana pun di wilayah Saudi.

"Para pegawai pemerintah AS yang bekerja di Arab Saudi memerlukan izin khusus untuk menggunakan bandara mana pun di Arab Saudi," tegas pernyataan Kedutaan Besar AS tersebut.

Izin khusus itu, sebut Kedutaan Besar AS dalam pernyataan kepada AFP, "hanya dari pihak kedutaan besar" untuk staf pemerintah AS.

Kedutaan Besar AS juga mengimbau warga negara Amerika untuk "sangat berhati-hati" jika memilih untuk menggunakan bandara-bandara di Saudi.

Penangkapan warga negara AS itu terjadi setelah rentetan serangan Houthi, yang didukung Iran, menghantam Bandara Internasional King Khalid di Riyadh selama dua hari berturut-turut pada akhir pekan. Serangan Houthi itu menghantam bandara lainnya di Dammam dan fasilitas minyak di Saudi.

Total sedikitnya 18 orang tewas, termasuk 13 orang pada Sabtu (10/10) waktu setempat, dan ratusan orang lainnya luka-luka akibat serangan di bandara Riyadh. Dua orang lainnya tewas akibat serangan di Bandara Internasional Abha.

(nvc/dhn)



Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.