JAKARTA, iNews.id - Sakit perut yang sering kambuh, asam lambung naik, hingga perubahan pola buang air besar tidak boleh terus dianggap sebagai gangguan kesehatan biasa. Keluhan tersebut bisa berkaitan dengan berbagai masalah pencernaan, mulai dari gastroesophageal reflux disease (GERD) dan batu empedu hingga kanker usus besar serta kanker rektum.
Gangguan pencernaan memiliki penyebab dan tingkat keparahan yang berbeda. Sebagian dapat ditangani dengan perubahan gaya hidup dan obat-obatan, sedangkan kondisi tertentu membutuhkan pemeriksaan lanjutan hingga tindakan operasi.
Dokter spesialis bedah digestif Bethsaida Gading Serpong, dr. Eko Priatno, Sp.B, Subsp.BD(K), menjelaskan penanganan gangguan pencernaan harus disesuaikan dengan diagnosis dan kondisi setiap pasien. Operasi tidak selalu menjadi pilihan pertama.