Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Sidak Ruangan Anak Buah, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Lagi Titipan Pemenang Tender!

Mentan Amran melakukan sidak untuk menegaskan kedisiplinan pegawai dan transparansi proses pengadaan.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Sidak Ruangan Anak Buah, Mentan Amran Tegaskan Tak Ada Lagi Titipan Pemenang Tender!
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lingkungan kerja Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan Direktorat Jenderal Hortikultura, Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (8/10). Sidak dilakukan untuk memastikan kedisiplinan pegawai sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pertanian.

Dalam sidak tersebut, Mentan Amran mengecek langsung kehadiran pegawai di masing-masing ruangan dan meja kerja. Ia juga menanyakan keberadaan sejumlah pegawai yang tidak berada di tempat pada jam kerja.

Mentan Amran bahkan mendapati seorang pegawai sedang merokok di lingkungan kerja pada jam kerja. Ia kemudian mempertanyakan alasan pegawai tersebut meninggalkan aktivitas pekerjaannya untuk merokok.

“Ini jam kerja, kenapa merokok?” tanya Mentan Amran.

Selain kedisiplinan, Mentan Amran juga menyoroti proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Pertanian. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik titip-menitip dalam penentuan pemenang tender.

“Tidak boleh ada titip-titipan lagi. Pemenang tender harus sesuai dengan aturan dan proses yang berlaku,” tegas Mentan Amran.

Mentan Amran juga meminta jajaran terkait memastikan proses pengadaan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, tidak boleh ada permainan dalam proses pengadaan, termasuk dalam pelaksanaan program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan petani.

“Bersihkan ruangan, jangan ada main-main. Semua harus bekerja sesuai aturan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga menyinggung mekanisme pengawasan terhadap bantuan pertanian, termasuk benih yang diterima petani. Ia meminta setiap keluhan petani ditindaklanjuti secara serius dan tidak sekadar diselesaikan melalui administrasi.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.