Jakarta -
Polisi mengungkap sindikat pelaku curanmor yang kerap beraksi di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Komplotan ini mengaku telah mencuri sedikitnya 15 unit motor dalam sebulan di sejumlah titik di Cileungsi.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Polisi ungkap sindikat curanmor di Cileungsi, Bogor. Lima pelaku ditangkap setelah mencuri 15 motor dalam sebulan. Penggerebekan dilakukan di kontrakan mereka.
Jakarta -
Polisi mengungkap sindikat pelaku curanmor yang kerap beraksi di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Komplotan ini mengaku telah mencuri sedikitnya 15 unit motor dalam sebulan di sejumlah titik di Cileungsi.
Hal itu terungkap saat Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menanyai para pelaku usai penangkapan. Momen pelaku menjawab sejumlah pertanyaan terekam video dan diunggah melalui akun resmi Polsek Cileungsi.
"(Curi) 15 motor, pak," jawab pelaku yang berperan sebagai eksekutor pencurian motor, saat ditanyai Kompol Edison dalam video dilihat detikcom, Jumat (9/10/2026).
Pelaku kemudian menyebutkan sejumlah wilayah. yang menjadi sasaran pencurian di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Salah satunya yakni Griya Alam Sentosa, Methland, Limusnunggal dan Pasir Angin.
"(TKP pencurian), Griya Alam Sentosa, Metland, Limusnunggal, Pasing Angin," kata pelaku.
Diberitakan sebelumnya polisi menggerebek sebuah kontrakan sindikat maling motor di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Lima orang ditangkap dalam penggerebekan itu.
"Tim Resmob Bareskrim Polri bersama Tim Opsnal Polsek Cileungsi mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah Cileungsi," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Kamis (8/10).
Penggerebekan dilakukan di wilayah Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri. Sejumlah barang bukti turut disita dalam penggerebekan itu.
"Dalam penindakan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kunci T, kunci magnet, empat senjata tajam jenis golok, alat yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, serta kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku," ungkapnya.
(sol/maa)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.