SINGAPURA, iNews.id - Pemerintah Singapura memberi subsidi bagi perawatan terkait penyakit disebabkan paparan kabut asap. Pemerintah membuka skema subsidi di Klinik Kesiapsiagaan Kesehatan Masyarakat (PHPC) dan poliklinik mulai Senin (12/10/2026), di tengah memburuknya kualitas udara akibat kiriman kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung mengumumkan pengaktifan skema subsidi kabut asap pada Minggu lalu. Dia mengatakan, subsidi akan membantu warga Singapura dalam mendapatkan penanganan medis terkait kabut asap di tingkat perawatan primer.
Semua warga Singapura memenuhi syarat untuk mendapat subsidi di poliklinik, namun untuk PHPC hanya disediakan bagi kelompok tertentu, termasuk anak-anak dan lansia.