Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

Pemerintah Singapura peringatkan tujuh perusahaan Indonesia terkait kebakaran lahan penyebab kabut asap. Tindakan hukum dipertimbangkan jika tidak patuh.

Detik 2 menit baca 0 komentar
Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap
Foto: Detik

Jakarta -

Pemerintah Singapura melayangkan peringatan kepada tujuh perusahaan di Indonesia yang disebut terkait kebakaran lahan penyebab kabut asap beracun yang menyelimuti kawasan Asia Tenggara. Singapura memperingatkan kondisi kabut asap berpotensi semakin parah.

Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait sumber kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara di negaranya.

"Hasil penyelidikan kami sejauh ini menunjukkan bahwa sebagian kabut asap yang dialami Singapura berasal dari kebakaran di lahan tujuh perusahaan di Indonesia," kata Fu, Jumat, seperti dilansir AFP, Sabtu (17/10/2026).

Ketujuh perusahaan tersebut berada di Pulau Sumatera, Indonesia. Pemerintah Singapura akan mengirimkan surat peringatan pencegahan atau preventative notices kepada perusahaan-perusahaan tersebut.

Dalam peringatan itu, perusahaan diminta mengerahkan tim pemadam kebakaran, menghentikan pembakaran maupun pembukaan lahan dengan cara membakar, serta menyerahkan rencana penanganan kebakaran kepada Badan Lingkungan Nasional Singapura atau National Environment Agency (NEA).

Fu mengatakan pemerintah Singapura juga mempertimbangkan langkah hukum apabila perusahaan tidak mematuhi peringatan tersebut.

"Langkah-langkah seperti denda atau tuntutan hukum semuanya masih dalam ruang pertimbangan kami," ujarnya.

Pemerintah Singapura sebelumnya telah meningkatkan upaya untuk mengatasi kabut asap yang berlangsung selama berbulan-bulan. Negara tersebut juga telah memperingatkan akan mengambil tindakan hukum terhadap perusahaan yang dianggap bertanggung jawab atas kebakaran.

Kabut asap akibat kebakaran lahan di kawasan Asia Tenggara dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kualitas udara di sejumlah wilayah memburuk. Singapura menyebut kondisi terburuk masih mungkin terjadi.

Adapun tujuh perusahaan yang disebut pemerintah Singapura sebagian besar merupakan pemasok kayu untuk industri pulp dan kayu di Sumatera.

Beberapa di antaranya yakni Bumi Andalas Permai, Bumi Mekar Hijau, dan SBA Wood Industries.

(azh/dhn)

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.