Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Sinopsis Terbaik Itu Kamu Eps 14: Alea Melihat Berita Kekalahan Kenzi dan Temukan Koper Uang di Kamar Lena

Bagaimana kelanjutan sinteron ini? Saksikan Layar Drama RCTI 'Terbaik Itu Kamu' hari ini pukul 20.30 WIB.

iNews 2 menit baca 0 komentar
Sinopsis Terbaik Itu Kamu Eps 14: Alea Melihat Berita Kekalahan Kenzi dan Temukan Koper Uang di Kamar Lena
Foto: iNews

JAKARTA, iNews.id - Sinetron ‘Terbaik Itu Kamu’ tayang pukul 20.30 WIB di RCTI Channel 28. Mengangkat kisah cinta, pengkhianatan, dan perjuangan mengungkap kebenaran, sinetron ini memadukan genre romance, family drama, dan action.  

Setelah pemakaman, Sera, Kenzi, Lita, Alea, Bebeto, pulang naik Si Buyung. Bebeto menghibur semua dengan lelucon dan lagu, tapi Kenzi tersadar melihat bendera kuning. Di rumah, Alea melihat berita kekalahan Kenzi dan menemukan koper uang di kamar Lena. Ia menuduh Kenzi kembali bekerja pada Prayoga dan menyebut ibunya meninggal karena uang haram, lalu lari keluar rumah.  

Kenzi menyalahkan dirinya sendiri dengan banyak “kalau”. Sera marah dan mendesaknya sampai Kenzi mengaku takut dunia tahu ia bukan siapa-siapa tanpa bertarung. Sera menjawab bahwa nilai seseorang ada pada keputusan yang ia ambil. Sera kemudian mengejar Alea dan berjanji menjadi keluarganya. Setelah itu Kenzi mengembalikan kunci mobil Sera, membawa koper, dan berangkat sendirian.

Lewat flashback dari POV Larasati, terungkap bahwa Kenzi menyerahkan USB rekaman CCTV kepada Larasati. Ia juga mengaku bahwa dialah yang menghapus bukti di vila, dan ia pasrah ditampar. Pengacara Larasati menilai bukti itu masih lemah karena wajah Marvin tidak jelas dan bisa dituduh hasil AI. 

Di sasana, Kenzi mengembalikan koper kepada Prayoga dan berkata, “Manusia selalu punya pilihan.” Prayoga tahu Kenzi bukan pencuri dan menolak saran Marvin untuk menghabisinya. Kenzi pun pergi dengan lega. Di rumah Prayoga, Clara membakar foto USG dan baju bayi lalu mendesak Marvin menyerahkan diri. Marvin menolak dan memanipulasi Clara sampai ia menurut. 

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.