JawaPos.com - Sebanyak 50 siswa SMA dari Jabodetabek mengembangkan berbagai solusi untuk persoalan lingkungan dan sosial sehari-hari.
Mulai dari keterbatasan air bersih, limbah makanan dan tekstil, hingga kebutuhan energi alternatif.
Salah satu inovasi yang keluar sebagai pemenang bahkan mencoba mengubah kelembapan udara menjadi air bersih.
Gagasan tersebut dikembangkan Tim Gen V dari SMAN 21 Jakarta melalui inovasi bernama O2H: Atmospheric Water Harvesting System.
Tim tersebut terpilih sebagai pemenang National Innovation Challenge setelah mempresentasikan solusi di hadapan dewan juri dari kalangan dunia usaha, pendidikan, dan praktisi keberlanjutan.
Inovasi para siswa menjadi bagian dari program Young Voices for a Sustainable Future, Innovation Challenge for a Just Transition, yang merupakan kolaborasi BASF Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia (PJI).
Dari Masalah Sehari-hari Menjadi Inovasi
Persoalan yang diangkat peserta cukup dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ada tim yang menyoroti limbah makanan, limbah tekstil dan organik, pencemaran lingkungan, serta akses air bersih.
Peserta lainnya mencari alternatif untuk kebutuhan energi yang lebih berkelanjutan.