Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Soroti Persoalan Global, 700 Delegasi dari 25 Negara Ikut dalam Forum Simulasi PBB

700 delegasi dari 25 negara ikut berpartisipasi dalam forum simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lewat Asia World Model United Nations (AWMUN) XV.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
Soroti Persoalan Global, 700 Delegasi dari 25 Negara Ikut dalam Forum Simulasi PBB
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - 700 delegasi dari 25 negara ikut berpartisipasi dalam forum simulasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) lewat Asia World Model United Nations (AWMUN) XV.

Para peserta berasal dari berbagai negara, di antaranya Australia, Bangladesh, Hungaria, India, Indonesia, Irlandia, Jepang, Malaysia, Filipina, Afrika Selatan, Singapura, Thailand, Uganda, serta sejumlah negara lainnya.

Mengangkat tema Building a Just and Sustainable Future: Peace, Water Security and Social Inclusion forum internasional ini menyoroti keterkaitan antara perdamaian, keamanan air, keberlanjutan lingkungan, dan inklusi sosial sebagai bagian dari tantangan global yang membutuhkan kerja sama lintas negara. 

Diungkapkan Muhammad Fahrizal, Presiden International Global Network (IGN), tantangan global tidak dapat dipisahkan satu sama lain dan membutuhkan generasi muda yang mampu berdialog serta bekerja sama di tengah perbedaan.

Maka dari itu, di forum ini, para delegasi didorong untuk mengembangkan keterampilan diplomasi, kepemimpinan, komunikasi, negosiasi, sekaligus memperdalam pemahaman mengenai berbagai isu global. 

Sehingga, forum AWMUN XV bukan sekadar kompetisi. Tapi tentang kemampuan memahami perspektif yang berbeda dan mencari titik temu melalui diplomasi. 

“Diplomasi yang sesungguhnya dimulai ketika kita memahami bahwa orang di seberang kita mungkin melihat dunia dengan cara yang berbeda, dan kita tetap memilih untuk mendengarkan,” ujar Fahrizal di Bali, baru-baru ini.

Fahrizal menerankan, karena mengadopsi mekanisme dan prosedur diplomasi PBB, peserta ditempatkan sebagai perwakilan negara dan ditantang untuk melakukan riset, menyampaikan pandangan, melakukan negosiasi, membangun aliansi, serta menyusun rancangan resolusi bersama. 

Kali ini, dalam AWMUN XV, ada sejumlah council dengan isu yang berkaitan dengan tantangan global. Antara lain: United Nations Environment Programme (UNEP) Chamber 1 & 2 — “Strengthening Environmental Safeguards in Global Reclamation Projects”, United Nations Human Rights Council (UNHRC) — “Ensuring Press Freedom and the Safety of Journalists in Armed Conflict Zones”, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) — “Protecting Cultural Heritage from the Adverse Effects of Mass Tourism”, International Labour Organization (ILO) — “Addressing the Socioeconomic Impact of Mass Layoffs through Fair Labour Practices”, danDisarmament and International Security Committee (DISEC) — “Combating Transnational Arms Trade Across the Southeast Asian Region”.

Setiap sesi dipandu oleh Board of Dais yang berasal dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Spanyol, Slovakia, Taiwan, Filipina, Belgia, Prancis, dan Malaysia. Kehadiran para Chairs dari berbagai latar belakang negara turut memberikan pengalaman diplomasi yang lebih beragam bagi para peserta.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.