JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah pihak dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (13/10).
Hingga Selasa malam, suasana di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, tampak sepi.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com di lokasi, terlihat sejumlah orang keluar dan masuk dari area lobby dengan melintasi metal detector.
Selain itu, terdapat sejumlah awak media yang bersiaga menunggu perkembangan status hukum para pihak yang ditangkap.
Sebelumnya diberitakan, Ketua KPK, Setyo Budiyanto membenarkan adanya kegiatan penindakan di lapangan yang mengamankan sejumlah pihak.
Kendati demikian, identitas serta jabatan rinci dari para pihak yang ditangkap. Termasuk apakah ada tidaknya keterlibatan pejabat aktif BNPB dalam OTT tersebut.
"Untuk detail siapa-siapa yang diamankan, nanti Jubir akan memberikan keterangan," ujar Setyo, Selasa (13/10).
Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak terperiksa.
Pernyataan BNPB Pasca OTT
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akhirnya angkat bicara merespons kabar Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan lembaga tersebut, Selasa (13/10).