Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

Survei Global: 91 Persen Pelajar Indonesia Khawatir AI Bikin Belajar Kurang Mendalam

Survei HP Futures 2026 mengungkap 91 persen pelajar Indonesia khawatir AI mempercepat pekerjaan, tetapi mengurangi pemahaman materi secara mendalam.

Jawa Pos 1 menit baca 0 komentar
Survei Global: 91 Persen Pelajar Indonesia Khawatir AI Bikin Belajar Kurang Mendalam
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) membantu pelajar menyelesaikan tugas lebih cepat. 

Namun, kemudahan tersebut menyisakan persoalan dalam proses belajar. Banyak siswa khawatir tugas yang selesai dalam waktu singkat tidak diimbangi pemahaman materi secara mendalam.

Kekhawatiran itu terungkap dalam laporan HP Futures 2026. Sebanyak 91 persen pelajar Indonesia yang disurvei mengaku khawatir penggunaan AI membuat mereka menyelesaikan pekerjaan lebih cepat, tetapi tidak benar-benar memahami materi.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan negara lain dalam survei global yang melibatkan lebih dari 6.000 pelajar, termasuk 2.097 responden dari Indonesia.

Chief Commercial Officer HP sekaligus Ketua HP Futures David McQuarrie menilai, perkembangan AI membuat tanggung jawab pendidik, pembuat kebijakan, dan pelaku usaha dalam mempersiapkan generasi muda semakin penting.

“Pendidik, pembuat kebijakan, dan pelaku dunia usaha memikul tanggung jawab bersama untuk mempersiapkan generasi muda,” ujar David.

Laporan yang disusun bersama Global Learning Council dan Education Leaders Forum itu juga menghimpun pandangan 58 pemimpin bidang pendidikan, kebijakan publik, dan dunia kerja.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran tanpa mengurangi kemampuan siswa dalam memahami dan mengolah informasi.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.