JawaPos.com - Nama Kalam Salan mendadak viral usai memberikan desakan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang disampaikan dalam Bahasa Jawa.
Pesan politikus Partai Pribumi Bersatu Malaysia itu disampaikan dalam sebuah majelis resmi, Sidang Parlemen Malaysia.
Awalnya, dalam sidang parlemen tersebut, Kalam menyampaikan pesannya dengan menggunakan Bahasa Melayu.
Namun sesaat kemudian, ia meminta izin kepada majelis untuk mengulang pesannya itu dalam Bahasa Jawa, khawatir para pemimpin di Indonesia tidak bisa mencerna pesan yang dia sampaikan.
"Mungkin pihak kepemimpinan sebelah sane yang kebanyakan orang Jawa pun tak paham dengan Bahasa Melayu, biarlah saya dengan izin dewan yang mulia ini bercakap dalam Bahasa Jawa," ucap Salan dikutip dari NST Online TV, Kamis (22/10).
Pesan yang disampaikan Kalam dalam Bahasa Jawa menjadi terasa lebih dekat dan emosional.
Akeh sing watuk, tenggoroke podo gatel. Seseg ambegane. Sekolah nganti tutup. Pariwisata dadi sepi. Lahan wong-wong sing nyambut gawe sepi, ora isa pada kerja.
Sing susah ora mung wong Malaysia, Pak. Wong Indonesia sing nyambut gawe kerja neng kebon Malaysia ya melu susah akibat asep kui.
Ora isa kerja, ora oleh duwit. Urip arep terus piye, arep kirim duwit kanggo anak bojo neng Indonesia?