Jakarta -
Seorang terapis pijat menjadi korban pemerasan di Johar Baru, Jakarta Pusat. Korban bernama Arfadio (31) ini diperas karena dituding melakukan tindakan asusila.
Lanjutkan dari posisi terakhir
Seorang terapis pijat menjadi korban pemerasan di Johar Baru, Jakarta Pusat. Korban bernama Arfadio (31) ini diperas karena dituding melakukan tindakan asusila.
Jakarta -
Seorang terapis pijat menjadi korban pemerasan di Johar Baru, Jakarta Pusat. Korban bernama Arfadio (31) ini diperas karena dituding melakukan tindakan asusila.
Korban awalnya menerima panggilan pijat secara daring. Dia lalu datang ke alamat calon pelanggannya tersebut. Namun, setibanya di sebuah kontrakan, korban digerebek oleh sejumlah orang.
Korban juga mengaku sempat menerima penganiayaan di lokasi. Dia kemudian terpaksa mengeluarkan Rp 600 ribu oleh para pelaku. Polsek Johar Baru yang menerima laporan pihak korban kemudian berhasil mengamankan sejumlah pelaku.
"Kami telah mengamankan lima orang terkait pemerasan dan ancaman," kata Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi kepada wartawan, Sabtu (24/10/2026).
Lima orang yang ditangkap ini berinisial AR, SG, HD, DS dan GR. Mereka membagi peran mulai dari mencari terapis hingga berpura-pura sebagai warga yang melakukan penggerebekan.
"HD, DS dan GR ini adalah berperan sebagai warga yang melakukan penggerebekan dengan tuduhan sebagai asusila. Setelah didalami hal itu tidak terbukti," ujar Zakaria.
Aksi pemerasan ini terjadi pada Senin (19/10). Zakaria mengatakan pelaku juga melakukan pemukulan terhadap korban.
"Mereka melakukan pemukulan dan pemerasan," katanya.
(ygs/ygs)
Memuat komentar…
Komentar gagal dimuat.
Tidak ada berita yang cocok dengan “”.
Terlalu banyak pencarian. Coba lagi dalam satu menit.
Kata kunci maksimal 100 karakter.
Pencarian gagal. Periksa koneksi lalu coba lagi.
Ketik minimal 2 huruf untuk mulai mencari.