Lewati ke konten utama
tvbangsa.id

Lanjutkan dari posisi terakhir

The Legacy Relay 2026 Satukan Tokoh Bangsa-Generasi Muda, Siapkan Buku 28 Gagasan untuk Indonesia

The Legacy Relay 2026 merupakan bagian dari rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 atau Konferensi Dunia tentang Ekonomi Kreatif.

Jawa Pos 2 menit baca 0 komentar
The Legacy Relay 2026 Satukan Tokoh Bangsa-Generasi Muda, Siapkan Buku 28 Gagasan untuk Indonesia
Foto: Jawa Pos

JawaPos.com - Yayasan Kartini Heritage Center (KHC) bersama Forum Dialog Nusantara (FDN), dengan dukungan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), telah menyelenggarakan THE LEGACY RELAY 2026 — Special Sumpah Pemuda Forum di Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jakarta, pada Rabu, 21 Oktober 2026. 

Kegiatan tersebut mempertemukan pemimpin lembaga, keluarga penerus tokoh bangsa, pelaku industri, akademisi, penggerak masyarakat, dan generasi muda untuk mendiskusikan warisan yang hendak ditinggalkan bagi Indonesia menuju 2045.

Mengusung pertanyaan utama “What Will Our Generation Leave Behind?”, forum tersebut dirancang sebagai ruang dialog lintas generasi yang menghubungkan semangat persatuan Sumpah Pemuda 1928, keberanian berpikir R.A. Kartini, keteladanan integritas Mohammad Hatta, dan visi ilmu pengetahuan serta inovasi B.J. Habibie dengan tantangan yang dihadapi generasi Indonesia hari ini. 

Pembicaraan tidak hanya diarahkan pada penghormatan kepada sejarah, melainkan juga pada penguatan tanggung jawab untuk meneruskan nilai melalui pendidikan, kreativitas, kepemimpinan, dan karya.

Pembukaan Forum dan Penghormatan kepada Tokoh Bangsa

Dalam pembukaan kegiatan, penghormatan disampaikan kepada Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi yang diwakili dalam forum oleh Dewa Ayu Laksmi; Kepala Perpustakaan Nasional RI Prof. E. Aminudin Aziz; putri Mohammad Hatta sekaligus Ketua Yayasan Hatta, Halida Nuriah Hatta.

Ada juga canggah R.A. Kartini sekaligus Ketua Yayasan Kartini Heritage Center, Joddy Mulyasetya Putra; putra B.J. Habibie sekaligus Ketua Dewan Penasihat FDN, Ilham Akbar Habibie; dan Direktur Eksekutif FDN, Justin Djogo. 

Apresiasi juga ditujukan kepada seluruh tamu undangan, pembicara, peserta, dan mitra pendukung.

Rangkaian pembukaan menempatkan gagasan tentang warisan sebagai tanggung jawab bersama: pengetahuan yang tidak berhenti pada satu generasi, nilai kebangsaan yang tetap relevan, dan kesempatan yang perlu terus diperluas bagi generasi berikutnya. Perpusnas menjadi ruang penting untuk mempertemukan pengetahuan sejarah dengan pemikiran baru serta mendokumentasikannya secara berkelanjutan. 

The Legacy Relay 2026 juga merupakan bagian dari rangkaian World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 atau Konferensi Dunia tentang Ekonomi Kreatif. Selaras dengan tema WCCE, “Inclusively Creative: Collective Continuity”, forum ini menghubungkan warisan budaya, kreativitas, dan kontribusi generasi muda melalui dialog lintas generasi menuju Indonesia 2045.

Komentar (0)

Memuat komentar…

Komentar gagal dimuat.