WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membentuk gugus tugas baru disebut Pasukan Super Intelligence Force (SIF). Gugus tugas ini bertugas mengoordinasikan kebijakan serta memimpin upaya nasional untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) ke level lebih lanjut.
Super Intelligence (SI) merupakan sebutan terbaru Trump untuk menggantikan AI. Trump pekan lalu mengeluarkan instruksi presiden mengganti istilah AI dengan SI di tingkat federal hingga daerah.
Instruksi itu menetapkan, pemerintah AS tidak lagi mengakui atau menggunakan AI sebagai terminologi dalam pengaturan resmi sejauh diizinkan oleh hukum.