WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengomentari penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2026, Navi Pillay, perempuan Afrika Selatan (Afsel) yang diakui jasa-jasanya dalam memperjuangkan dan menegakkan hukum internasional.
Trump menyebut Pillay sebagai orang yang tidak terkenal, namun menggambarkannya sebagai sosok liberal yang bekerja di PBB.
Trump blak-blakan belum pernah mendengar nama Pillay sebelumnya, seorang pakar hukum yang memimpin komisi penyelidikan PBB hingga menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan praktik genosida di Jalur Gaza.